Ada orang-orang hidup tanpa hirarki sosial, tanpa hak kebangsawanan atas tanah atau monarki, kadang bahkan tanpa pemukiman atau kota-kota. Tidak perlu waktu lama untuk menyimpulkan bahwa inilah sesungguhnya kondisi 'alamiah manusia'.
Selasa, 23 Agustus 2011
Art of Giving Sokola Pesisir Mariso
Tanggal 20 Agustus kemarin, saya ikut acara anak Sokola Pesisir
bikin kartu ucapan untuk orang terkasih. Sangat seru dan mereka kreatif-kreatif.
Untung ada buku kreasi kartu dari Tanta Anna,
jadi ada banyak inspirasi untuk membuat kartu :)
Saya bergabung dalam kelompok pada anak-anak
yang mau belajar bikin kartu pop up. Keren-keren hasilnya.
We Love AL
Senin, 22 Agustus 2011
Oleh-Oleh dari Inggris
Akhirnya, setelah kurang lebih dua tahun di Inggris dan Nepal menyelesaikan kuliah S2, kak Anna kembali ke Indonesia.
Bukan cuma berdua dengan kak Imran, suaminya. Tapi bertambah seorang personil, Arung Panrita. Kalau selama ini kami cuma bisa melihat bayi Arung lewat foto-foto
di facebook, akhirnya kami bisa ketemu langsung. Saya sendiri baru bisa ketemu sama Arung, setelah dua pekan mereka tiba di Makassar. Hampir semua personil rumah besar kebagian oleh-oleh, senangnya ^_^
Saya sendiri, dapat buku kreasi "Making Cards", tentu saja ini adalah oleh-oleh paling kusenangi, keren sekali isinya. Ada 50 jenis kreasi kartu, yang semua bahannya mudah didapatkan, bahkan ada dari kertas bekas.
Selain itu, dulu waktu baru-baru tiba di Inggris saya memesan disimpankan uang koin Inggris. Soalnya Kurns senang mengoleksi segala jenis uang koin, ternyata kak Anna masih ingat, dan saya dibawakan banyak uang koin, mulai dari Nepali Rupee yang kurang lebih nilai tukarnya Rp.110,-
juga ada koin Euro yang nilainya kurang lebih Rp.12.000,- dan mata uang paling tinggi nilai tukarnya (menurut Kurns) yaitu Poundsterling, kalau sekarang kira-kira nilai tukarnya mencapai Rp.13.000,- ke atas, saya pernah mendengar ada melebihi Rp.17.000,-
Kalau dihitung-hitung, hmm...beberapa uang ratusan ribu mungkin.
Sekali lagi terima kasih kak Anna :)
Bukan cuma berdua dengan kak Imran, suaminya. Tapi bertambah seorang personil, Arung Panrita. Kalau selama ini kami cuma bisa melihat bayi Arung lewat foto-foto
di facebook, akhirnya kami bisa ketemu langsung. Saya sendiri baru bisa ketemu sama Arung, setelah dua pekan mereka tiba di Makassar. Hampir semua personil rumah besar kebagian oleh-oleh, senangnya ^_^
Saya sendiri, dapat buku kreasi "Making Cards", tentu saja ini adalah oleh-oleh paling kusenangi, keren sekali isinya. Ada 50 jenis kreasi kartu, yang semua bahannya mudah didapatkan, bahkan ada dari kertas bekas.
Selain itu, dulu waktu baru-baru tiba di Inggris saya memesan disimpankan uang koin Inggris. Soalnya Kurns senang mengoleksi segala jenis uang koin, ternyata kak Anna masih ingat, dan saya dibawakan banyak uang koin, mulai dari Nepali Rupee yang kurang lebih nilai tukarnya Rp.110,-
juga ada koin Euro yang nilainya kurang lebih Rp.12.000,- dan mata uang paling tinggi nilai tukarnya (menurut Kurns) yaitu Poundsterling, kalau sekarang kira-kira nilai tukarnya mencapai Rp.13.000,- ke atas, saya pernah mendengar ada melebihi Rp.17.000,-
Kalau dihitung-hitung, hmm...beberapa uang ratusan ribu mungkin.
Sekali lagi terima kasih kak Anna :)
Sabtu, 13 Agustus 2011
Linonipi Garage Sale Bagian 2, Mari Hidup Murah
Setelah coba-coa hari pertama kemarin yang sangat sepi, kali kedua kami pindah tempat ke depan workhop kampus Unhas samping lapangan tennis. Dan ternyata, asli ramai tawwa...
Lihat saja gambar-gambarnya, dipenuhi ibu-ibu dan anak-anak. Lumayan laris lah dan tentunya sangat seru :)
Si Kenil dan Syukur yang seru teriak-teriak kayak pedagang obat bikin orang penasaran, banyak bapak-bapak tukang ojek yang turut singgah.
Saya sendiri sangat senang dan akan selalu berpartisipasi dalam acara seperti ini. Pernah baca artikel Kerja Itu Menyebalkan?
Dalam artikel tersebut diberikan salah satu tips hidup murah, adalah dengan cara membeli barang secondhand alias cakar. Tentu saja, karena tak semua barang bekas itu mutunya jelek, dan sebaliknya. Maka, marilah hidup murah :)
Lihat saja gambar-gambarnya, dipenuhi ibu-ibu dan anak-anak. Lumayan laris lah dan tentunya sangat seru :)
Si Kenil dan Syukur yang seru teriak-teriak kayak pedagang obat bikin orang penasaran, banyak bapak-bapak tukang ojek yang turut singgah.
Saya sendiri sangat senang dan akan selalu berpartisipasi dalam acara seperti ini. Pernah baca artikel Kerja Itu Menyebalkan?
Dalam artikel tersebut diberikan salah satu tips hidup murah, adalah dengan cara membeli barang secondhand alias cakar. Tentu saja, karena tak semua barang bekas itu mutunya jelek, dan sebaliknya. Maka, marilah hidup murah :)
Kamis, 11 Agustus 2011
Linonipi Garage Sale
Masih ingat postinganku berjudul Crafting With Sheni?
Nah, beberapa hasilnya, kami ikutkan dalam kegiatan Linonipi Garage Sale, lumayan buat tambah-tambah duit buat sewa rumah Linonipi yang tak lama lagi berakhir.
Beberapa teman membawa barang-barang bekas yang tentunya masih keren dipakai, untuk dijual dengan harga super murah, uangnya untuk donasi Linonipi.
Berminat berpartisipasi? Ada banyak barang keren loh!
Tiap dua kali sehari kami lapakan di berbagai tempat yang ramai, rencananya selama bulan Ramadhan.
Kemarin tanggal 10 Agustus 2011, lapakan Garage Sale yang pertama.
Untuk hari-hari selanjutnya, informasinya silahkan hubungi:
Sheni (04119249443)
Ekbess (08981826694)
Sitti (08981826694)
Selasa, 09 Agustus 2011
Menjahit di reruntuhan

Ini tempat bekas ruko yang sekarang tengah terlibat dalam sengketa lahan. Ah, saya membenci semua orang yang terlibat dalam pembangunan berlebihan seperti ini. Sudah banyak menghasilkan sampah saat proses pembangunan, eh dibongkar paksa (padahal belum terlalu lama selesai dibangun) untuk dibangun ulang tentunya dengan setumpuk sampah yang lebih banyak lagi. Sial dan terkutuklah kalian para pemodal!Sore kemarin, sambil hunting tempat untuk garage sale buat donasi uang rumah Linonipi, kami singgah di sini buat menjahit-jahit sekalian belajar bikin hiasan dinding dari kapas oleh Kenil. :)
Ngabuburit sekalian...
Liburan 5: Malino (lagi?): Kebun Teh dan Air Terjun

Bunga berwarna biru, sayangnya saya ndak punya uang lebih waktu itu :(

Gaya favoritku...Dewi Kwan Im...hiihihi...
Jangan bosan ke Makassar yah Elfa, Nova, Vina, dan Nirwan!
Aaaaa......
Ah, tidak tuh...
Kali ini dengan teman berbeda dan tempat berbeda pula. Ada 4 orang teman jauh-jauh liburan dari Medan, bersama anak-anak UKPM saya ikut jalan-jalan juga. Seru liburan kali ini. Tentunya karena juga ditemani sama Kurns ;)
Sudah berapa kali saya ke Malino, tapi baru kali ini kunjungi Kebun teh dan Air Terjunnya...hehhee (padahal inimi tempat yang bikin orang ramai-ramai datang)
Topi Minion di Despicable Me by Yaya'

Siapa yang tak suka pelem keren dan menggemaskan ini? Wuih, apalagi minion penyuka pisangnya...asli keren-keren...kreatif...tapi tak kala kreatif si Yaya yang melukis topi kuninganya dengan wajah minion mata dua...saya menyarankan kalian menontonnya bagi yang belum pernah nonton :) ceritanya? hmmm...nonton sendirilah...
Makar itu Makaraoke...
Wu hu...akhirnya kesempatan makar (makkaraoke) tiba lagi...
Mungkin karena kebiasaan di rumah sejak kecil kalau etta dan mamaku ku lagi istirahat dari kerja diisi dengan karaokea, saya tumbuh dengan kegemaran yang sama. Hahhay...saya gemar menyanyikan lagu-lagu yang nadanya tinggi supaya puas berteriak-teriak-riak...sampai ndak sampai, fales ndak fales, tak ada urusan...amba' rata semua...
Beruntung berteman dengan sesama atlit karaoke, jadi kalau ada uang, ada kesempatan, bisa nyaweran bareng-bareng makar, tentunya di tempat karaoke yang murah meriah tapi ndak bikin mencret tentunya :)
Pajangan foto lainnya silahkan kunjungi HITAM PEKAT punya rumah...
Langganan:
Postingan (Atom)














